Sejak detik itu,
Pertama kali memandangmu,
Terdetik di hati kecilku,
Mungkinkah kau yang satu,
Sejak detik itu,
Sering sangat terfikirkanmu,
Hati berdebar mengingatimu,
Gugup rasa dalam hatiku,
Sejak detik itu,
Selalu aku perhatikanmu,
Setiap langkah dan tuturmu,
Setiap apa sahaja milikmu,
Sejak detik itu,
Hanya kau yang aku tunggu,
Mengisi hati yang sedang pilu,
Menjadi teman sejatiku,
Dan kini,
Kau menjadi milikku,
Sepenuhnya milikku,
Sepanjang hidupku,
Dan kini,
Bertuahnya aku,
Mendapat cinta itu,
Cinta agung milikmu,
Dan kini,
Kita bersatu,
Dan akan terus bersatu,
Hingga hujung waktu,
Hingga tercabut nyawa dari badanku.
Sayang,
Terima kasih,
Atas cintamu,
Atas kasihmu,
Atas segala2nya,
InsyaAllah,
Aku takkan sia2kan hidupmu,
Akan aku jagamu,
Dengan seluruh kudratku,
Hanya kamu.
Qaseh.
Sabtu, Mei 26
Sabtu, Disember 24
Sesaat Aku Hadir.
Sesaat aku hadir,
Aku tidak akan pergi,
Sesaat aku hadir,
Aku tidak akan berpaling,
Sesaat aku hadir,
Dalam hidupmu,
Akan aku pastikan,
Yang terbaik buatmu,
Sesaat aku hadir,
Dalam hatimu,
Akan aku titiskan,
Benih cinta tulusku,
Saat aku hadir,
Dalam fikirmu,
Takkan aku biarkan,
Kau merinduku,
Dan andai sesaat aku pergi,
Aku pastikan aku akan kembali,
Dengan cinta yang suci,
Hanya buatmu yang terus dihati.
Maaf.
Qaseh.
Aku tidak akan pergi,
Sesaat aku hadir,
Aku tidak akan berpaling,
Sesaat aku hadir,
Dalam hidupmu,
Akan aku pastikan,
Yang terbaik buatmu,
Sesaat aku hadir,
Dalam hatimu,
Akan aku titiskan,
Benih cinta tulusku,
Saat aku hadir,
Dalam fikirmu,
Takkan aku biarkan,
Kau merinduku,
Dan andai sesaat aku pergi,
Aku pastikan aku akan kembali,
Dengan cinta yang suci,
Hanya buatmu yang terus dihati.
Maaf.
Qaseh.
Selasa, Disember 13
Insan Biasa.Minta Cinta.
Aku hanya insan biasa,
tidak punya harta,
tidak punya rupa,
tiada apa2,
Aku hanya insan biasa,
bukan yang teristimewa,
bukan yang terutama,
hanya insan biasa,
Namun jauh dalam diri ini,
punya satu hati,
punya satu naluri,
punya sanubari,
Hati minta dicinta,
Naluri untuk dirasa,
Sanubari ingin bersama,
Dia.
Qaseh.
Isnin, November 14
Hey U.
Its 101.
Hey u,hey u,
I miss u,
I love u,
I wanna be with u,
I wanna marry u.
I wish my dream comes true,
Take u away with me in blue,
Make it one or two,
As many as we could do,
Hey u,hey u,
Give me a clue,
That u missing me too,
So that i really knew,
U would love me too,
Hey u,hey u,
This is for u,
From the deepest and its true,
Its true.I love U.
Qaseh.
Hey u,hey u,
I miss u,
I love u,
I wanna be with u,
I wanna marry u.
I wish my dream comes true,
Take u away with me in blue,
Make it one or two,
As many as we could do,
Hey u,hey u,
Give me a clue,
That u missing me too,
So that i really knew,
U would love me too,
Hey u,hey u,
This is for u,
From the deepest and its true,
Its true.I love U.
Qaseh.
Selasa, Ogos 9
My Half,My Half.
My half,my half,
Who are you?
Where are you?
Please stand in front of me,
So i can realize it,
My half,my half,
I sat down in the corner of my bed,
See through the window,
The birds chirping,The wind whispering,
Tell me that you are missing me too,
My half,my half,
come to me,
accompany me,
sweep away your loneliness,
bring me my happiness,
fill up our loneliness,
My half,my half,
Im here waiting for you,
With your supreme love,
Just waiting to be your man,
Heroes for your entire life.
Qaseh@English.
Who are you?
Where are you?
Please stand in front of me,
So i can realize it,
My half,my half,
I sat down in the corner of my bed,
See through the window,
The birds chirping,The wind whispering,
Tell me that you are missing me too,
My half,my half,
come to me,
accompany me,
sweep away your loneliness,
bring me my happiness,
fill up our loneliness,
My half,my half,
Im here waiting for you,
With your supreme love,
Just waiting to be your man,
Heroes for your entire life.
Qaseh@English.
Sabtu, Julai 16
Khabar Buat Jodohku.
Apa khabar jodohku?
Aku harap kau sihat2 selalu,
Ditemani hari2 indah milikmu,
Bahagia disamping keluargamu,
Jodohku,
Ingin sekali aku bertanya,
Adakah kau merinduiku?
Kerna aku merinduimu,
Teringin sekali bertemu,
Jodohku,
Terkadang terfikir aku,
Adakah kita akan bertemu?
Adakah akan kita bersatu?
Hanya tuhan sahaja yang tahu,
Jodohku,
Bersabarlah kamu dan aku,
Menunggukan tibanya saat itu,
Saat kita kan menjadi satu,
InsyaAllah pastikan tiba watu itu.
Jodohku,
Marilah bersamaku,
Berdoa selalu,
Agar kita menjadi satu,
Dengan keizinan Yang Satu.
Qaseh.
Aku harap kau sihat2 selalu,
Ditemani hari2 indah milikmu,
Bahagia disamping keluargamu,
Jodohku,
Ingin sekali aku bertanya,
Adakah kau merinduiku?
Kerna aku merinduimu,
Teringin sekali bertemu,
Jodohku,
Terkadang terfikir aku,
Adakah kita akan bertemu?
Adakah akan kita bersatu?
Hanya tuhan sahaja yang tahu,
Jodohku,
Bersabarlah kamu dan aku,
Menunggukan tibanya saat itu,
Saat kita kan menjadi satu,
InsyaAllah pastikan tiba watu itu.
Jodohku,
Marilah bersamaku,
Berdoa selalu,
Agar kita menjadi satu,
Dengan keizinan Yang Satu.
Qaseh.
Selasa, Julai 5
Doaku Pada Tuhan.
Doa.
Aku berdoa pada tuhan,
yang Maha Pencinta,
yang Maha Penyanyang,
yang Maha Memberi.
Doaku pad tuhan,
hadirkan si dia padaku,
jodohku,takdirku,
Doaku pada tuhan,
bukalah pintu hatinya,
terimaku seadanya,
seperti aku menerimanya,
Doaku pada tuhan,
dekatkanlah dirinya padaku,
agar mudah aku memberi kasihku,
agar mudah aku pupuk sayangku,
Doaku pada tuhan,
andai dia jodohku,
tulang rusukku,
berilah perlindungan pada kami,
payungilah kami dengan keredhaanmu.
Semoga Tuhan Merahmati Segala Cinta Di Dunia....
Qaseh.
Aku berdoa pada tuhan,
yang Maha Pencinta,
yang Maha Penyanyang,
yang Maha Memberi.
Doaku pad tuhan,
hadirkan si dia padaku,
jodohku,takdirku,
Doaku pada tuhan,
bukalah pintu hatinya,
terimaku seadanya,
seperti aku menerimanya,
Doaku pada tuhan,
dekatkanlah dirinya padaku,
agar mudah aku memberi kasihku,
agar mudah aku pupuk sayangku,
Doaku pada tuhan,
andai dia jodohku,
tulang rusukku,
berilah perlindungan pada kami,
payungilah kami dengan keredhaanmu.
Semoga Tuhan Merahmati Segala Cinta Di Dunia....
Qaseh.
Sabtu, Jun 4
Bila Kau Akan Jadi Milikku.
Kamu,
Hari2 terus berlalu,
Hatiku gundah tidak menentu,
Menantikan saat itu,
Bila kau akan jadi milikku,
Kamu,
Aku masih terus menunggu,
Hingga tiba hari itu,
Walau aku tahu,
Masih punya halangan itu,
Kamu,
Andai kamu tahu,
Bahawa aku sedang menunggumu,
Jangan kamu khuatiri aku,
Aku akan setia menunggu,
Kamu,
Andai kamu tidak jadi milikku,
Aku doakan kebahagiaanmu,
Dari tulus hatiku,
Yang menantimu.
Qaseh.
Hari2 terus berlalu,
Hatiku gundah tidak menentu,
Menantikan saat itu,
Bila kau akan jadi milikku,
Kamu,
Aku masih terus menunggu,
Hingga tiba hari itu,
Walau aku tahu,
Masih punya halangan itu,
Kamu,
Andai kamu tahu,
Bahawa aku sedang menunggumu,
Jangan kamu khuatiri aku,
Aku akan setia menunggu,
Kamu,
Andai kamu tidak jadi milikku,
Aku doakan kebahagiaanmu,
Dari tulus hatiku,
Yang menantimu.
Qaseh.
Selasa, Mei 10
Sesuatu Yang Bukan Punyaku.
Memikirkanmu,
Terkadang waktu,
Mungkin rindu,
Bertandang sendu,
Terbayang wajahmu,
Diruang Mindaku,
Dampingimu,mahuku,
Milikimu,mimpiku,
Sayangimu,impianku,
Biar waktu terus berlalu,
Tinggalkan aku,
Tinggalkan kamu,
Tinggalkan mimpi2ku,
Tinggalkan impianku,
Untuk kau menjadi milikku,
Demi 1 waktu,
Jika ada kesempatan bagiku,
Untuk memilikimu,
Takkan aku lepaskan peluang itu,
Demi memilikimu,
Sesuatu yang bukan punyaku.
Qaseh.
Terkadang waktu,
Mungkin rindu,
Bertandang sendu,
Terbayang wajahmu,
Diruang Mindaku,
Dampingimu,mahuku,
Milikimu,mimpiku,
Sayangimu,impianku,
Biar waktu terus berlalu,
Tinggalkan aku,
Tinggalkan kamu,
Tinggalkan mimpi2ku,
Tinggalkan impianku,
Untuk kau menjadi milikku,
Demi 1 waktu,
Jika ada kesempatan bagiku,
Untuk memilikimu,
Takkan aku lepaskan peluang itu,
Demi memilikimu,
Sesuatu yang bukan punyaku.
Qaseh.
Rabu, Mac 2
Ku sajakkan ia.
Cerita Tentang Aku.
Melihat ke tanah aku,
Melihat ke langit aku,
Termenung aku,
Berangan aku,
Berjalan di taman aku,
Melihat keindahan aku,
Burung2 berterbangan aku,
Daunan luruh aku,
Melihat malam dengan bintang aku,
Ditemani bulan terang aku,
Merasai kedinginan malam itu aku,
Sendirian.
Qaseh
Melihat ke tanah aku,
Melihat ke langit aku,
Termenung aku,
Berangan aku,
Berjalan di taman aku,
Melihat keindahan aku,
Burung2 berterbangan aku,
Daunan luruh aku,
Melihat malam dengan bintang aku,
Ditemani bulan terang aku,
Merasai kedinginan malam itu aku,
Sendirian.
Qaseh
Khamis, Januari 27
Hei Love.
U may love this....
Hei love,
The moment we share,
The miles we walk,together,
is the most precious time of my life,
Forever.
Hei love,
My love for you so sincere,
my love for is so deeper,
till the days come,
till the last breath,
Forever.
Love,
I wrote your name in my heart,
So i can read it everytime,
So i can think it everyday,
Never can let us apart.
Love,
I love u,
I miss u,
Tenderly i really2 love u....
Qaseh.
Hei love,
The moment we share,
The miles we walk,together,
is the most precious time of my life,
Forever.
Hei love,
My love for you so sincere,
my love for is so deeper,
till the days come,
till the last breath,
Forever.
Love,
I wrote your name in my heart,
So i can read it everytime,
So i can think it everyday,
Never can let us apart.
Love,
I love u,
I miss u,
Tenderly i really2 love u....
Qaseh.
Rabu, Disember 8
Diam
Diam.
Dan terdiam aku,
terkesima aku,
terpana aku,
Melihat sesuatu,
yang aku tidak mahu,
melihat kegembiraan,
melihat kegirangan,
bukan di pihak aku,
Dan sesuatu,
pasti sudah berlaku,
dan akan terus berlaku,
takkan ada lagi aku,
Seketika,
gembira,
melihat itu,
melihat kamu,
senyum.
Aku tahu kamu bahagia,
dan aku,
akan terus diam.
Qaseh.
Dan terdiam aku,
terkesima aku,
terpana aku,
Melihat sesuatu,
yang aku tidak mahu,
melihat kegembiraan,
melihat kegirangan,
bukan di pihak aku,
Dan sesuatu,
pasti sudah berlaku,
dan akan terus berlaku,
takkan ada lagi aku,
Seketika,
gembira,
melihat itu,
melihat kamu,
senyum.
Aku tahu kamu bahagia,
dan aku,
akan terus diam.
Qaseh.
Khamis, September 2
Semakin Hari Semakin Dingin.
Dingin...
Masa berlalu,
tanpa menunggu,
terus berlalu,
Kita berdua,
memendam rasa,
kasih sayang,
rindu dendam,
Dan adakala,
perselisihan faham,
sedikit perkara,
di pendam dalam2,
Masa terus berlalu,
kita kurang berbicara,
tentang kita,
tentang semua,
Rindu datang,
kala diam,
diluahkan yang terpempam,
tidak mahu bungkam,
Hari datang,
hari pergi,
gelak tawar temani diri,
senyum sinis terukir di bibir,
Semakin hari semakin dingin,
kau dan aku,
puncanya kenapa,
kita juga tahu,
Namun jangan kau keliru,
perasaan aku padamu,
tetap sama seperti dahulu,
adakah kau juga begitu?
Puisi lara hati duka,
aku tulis kala kecewa,
buka mata buka minda,
ada cerita di dalamnya.
Qaseh.
Masa berlalu,
tanpa menunggu,
terus berlalu,
Kita berdua,
memendam rasa,
kasih sayang,
rindu dendam,
Dan adakala,
perselisihan faham,
sedikit perkara,
di pendam dalam2,
Masa terus berlalu,
kita kurang berbicara,
tentang kita,
tentang semua,
Rindu datang,
kala diam,
diluahkan yang terpempam,
tidak mahu bungkam,
Hari datang,
hari pergi,
gelak tawar temani diri,
senyum sinis terukir di bibir,
Semakin hari semakin dingin,
kau dan aku,
puncanya kenapa,
kita juga tahu,
Namun jangan kau keliru,
perasaan aku padamu,
tetap sama seperti dahulu,
adakah kau juga begitu?
Puisi lara hati duka,
aku tulis kala kecewa,
buka mata buka minda,
ada cerita di dalamnya.
Qaseh.
Rabu, Ogos 25
Namanya Cinta.
Yang Namanya Cinta.
Wahai dikau yang bernama cinta,
Siapakah dirimu?
Bagaimanakah rupamu?
Bagaimanakah perilakumu?
Kau yang bernama cinta
Hadirlah kau dalam hidupku,
Inaplah kau dalam hatiku,
Legarlah di ruang mindaku,
Duhai kau yang bernama cinta,
Ajarkan aku erti kasih,
Ajarkan aku erti sayang,
Ajarkan aku erti rindu,
Kau yang bernama cinta,
Dimana kamu?
Aku butuh kamu,
Aku perlu kamu,
Temani aku.
Qaseh
Wahai dikau yang bernama cinta,
Siapakah dirimu?
Bagaimanakah rupamu?
Bagaimanakah perilakumu?
Kau yang bernama cinta
Hadirlah kau dalam hidupku,
Inaplah kau dalam hatiku,
Legarlah di ruang mindaku,
Duhai kau yang bernama cinta,
Ajarkan aku erti kasih,
Ajarkan aku erti sayang,
Ajarkan aku erti rindu,
Kau yang bernama cinta,
Dimana kamu?
Aku butuh kamu,
Aku perlu kamu,
Temani aku.
Qaseh
Rabu, Julai 28
Hujan
Hujan.
Titik-titik air,
dari awan yang gelap hitam,
jatuh berderai,
mambasahi bumi ini,
Pagi,petang,malam,
ia menitik,
tidak kira masanya,
bunyi petir dan kilat,
menyambar bumi,
silau cahayanya,
gerun suaranya,
Hujan menitik lagi,
memberi nikmat,
memberi sejuk,
memberi air untuk penduduk bumi,
manusia,haiwan juga tumbuhan,
merasai nikmat sang air,
nikmat dari yang Maha Pencipta,
Anak-anak,
gembira melihat hujan,
seperti melihat permata turun dari awan,
berkejaran,berpelukan di tengah hujan,
hingga momokan ibu tidak kedengaran,
Aku,
melihat deraian hujan,
terasa nyaman,
terasa aman,
Terima Kasih Tuhan.
.jpg)
Qaseh.
Titik-titik air,
dari awan yang gelap hitam,
jatuh berderai,
mambasahi bumi ini,
Pagi,petang,malam,
ia menitik,
tidak kira masanya,
bunyi petir dan kilat,
menyambar bumi,
silau cahayanya,
gerun suaranya,
Hujan menitik lagi,
memberi nikmat,
memberi sejuk,
memberi air untuk penduduk bumi,
manusia,haiwan juga tumbuhan,
merasai nikmat sang air,
nikmat dari yang Maha Pencipta,
Anak-anak,
gembira melihat hujan,
seperti melihat permata turun dari awan,
berkejaran,berpelukan di tengah hujan,
hingga momokan ibu tidak kedengaran,
Aku,
melihat deraian hujan,
terasa nyaman,
terasa aman,
Terima Kasih Tuhan.
.jpg)
Qaseh.
Rabu, Mei 26
Jiwa Jiwa Luka.
Lagu Baru Dari Aku...
Jiwa Jiwa Luka.
Wahai jiwa2 yang luka,
Aku tahu apa mahumu,
Mari kemari bersamaku,
Akan kuhiburkan hatimu,
Wahai insan2 yang kesedihan,
Akan ku belai jiwamu,
Dengan indah bahasaku,
Dengan alunan iramaku,
Aku coretkan ceritamu,
Aku melodikan kisahmu,
Menjadi lagu2 merdu,
Menuntun hati yang bisu,
Mari bersamaku,
Nyanyikan lagu syahdu,
Mari bersamaku,
Bergembiralah selalu,
Dan Pabila kau sudah bahagia,
Bergembiralah kau di sana,
Lupakanlah deritamu,
Bergembiralah selalu.
Qaseh.
Jiwa Jiwa Luka.
Wahai jiwa2 yang luka,
Aku tahu apa mahumu,
Mari kemari bersamaku,
Akan kuhiburkan hatimu,
Wahai insan2 yang kesedihan,
Akan ku belai jiwamu,
Dengan indah bahasaku,
Dengan alunan iramaku,
Aku coretkan ceritamu,
Aku melodikan kisahmu,
Menjadi lagu2 merdu,
Menuntun hati yang bisu,
Mari bersamaku,
Nyanyikan lagu syahdu,
Mari bersamaku,
Bergembiralah selalu,
Dan Pabila kau sudah bahagia,
Bergembiralah kau di sana,
Lupakanlah deritamu,
Bergembiralah selalu.
Qaseh.
Selasa, Mei 18
Warkah Adinda Ceria.
~Warkah Indah~
Adinda,
Kini kau kembali ceria,
Dengan kembali hadir sidia,
Dan satu harapan nyata,
Mencintaimu sepenuhnya,
Adinda,
Semoga hari-harimu,
Akan indah selalu,
Akan bersinar selalu,
Bersama sidia di sampingmu,
Adinda,
Aku coretkan warkah ini,
Warkah ceria buatmu,
Dan ingin kau mengerti,
Doaku sentiasa mengiringi,
Adinda,
Bahagiakan dirimu,
Indahkan hari-harimu,
Kerna itu mahuku,
Sang penghiburmu.

Qaseh.
Adinda,
Kini kau kembali ceria,
Dengan kembali hadir sidia,
Dan satu harapan nyata,
Mencintaimu sepenuhnya,
Adinda,
Semoga hari-harimu,
Akan indah selalu,
Akan bersinar selalu,
Bersama sidia di sampingmu,
Adinda,
Aku coretkan warkah ini,
Warkah ceria buatmu,
Dan ingin kau mengerti,
Doaku sentiasa mengiringi,
Adinda,
Bahagiakan dirimu,
Indahkan hari-harimu,
Kerna itu mahuku,
Sang penghiburmu.

Qaseh.
Isnin, Mei 17
Volume 2
Kembalikan Senyum Volume 2.
Pudar sudahkah rasa itu,
Dari hatimu yang sayu,
Yang kosong tidak berlagu,
Andai ada rasa itu,
Andai mekar rasa itu,
Ingin aku kembali,
Ke sisi mu.
Aku mungkin tahu,
Yang kamu juga begitu,
Memendam rasa terhadapku,
Merinduiku.
Namun,
Masa akan terus berlalu,
Meninggalkan aku dan kamu,
Dan aku akan terus menunggu,
Jawapan yang pasti darimu.
Qaseh
Pudar sudahkah rasa itu,
Dari hatimu yang sayu,
Yang kosong tidak berlagu,
Andai ada rasa itu,
Andai mekar rasa itu,
Ingin aku kembali,
Ke sisi mu.
Aku mungkin tahu,
Yang kamu juga begitu,
Memendam rasa terhadapku,
Merinduiku.
Namun,
Masa akan terus berlalu,
Meninggalkan aku dan kamu,
Dan aku akan terus menunggu,
Jawapan yang pasti darimu.
Qaseh
Ahad, Mei 16
Kembali.
Kembalikan Senyum.
Masih adakah lagi perasaan itu?
Perasaan cinta dihatimu..
Buat diriku yang menginginkanmu...
Buat diriku yang merindukanmu...
Maaf andai pernah aku,
Mengecewakanmu,
Melukaimu,
Kemarilah kesini kamu,
Bersama denganku,
Jalani hari2 indah bersama,
Akan ku kembalikan senyummu itu.
Qaseh.
Masih adakah lagi perasaan itu?
Perasaan cinta dihatimu..
Buat diriku yang menginginkanmu...
Buat diriku yang merindukanmu...
Maaf andai pernah aku,
Mengecewakanmu,
Melukaimu,
Kemarilah kesini kamu,
Bersama denganku,
Jalani hari2 indah bersama,
Akan ku kembalikan senyummu itu.
Qaseh.
Isnin, Mei 10
Warkah Buat Adinda Kuciwa.
Adinda.
Adinda...
Usah kau bersedih,
Bila cinta tidak lagi di hati,
Kerna cinta datang dan pergi,
Seperti yang hidup pasti kan mati.
Adinda...
Usah kau menangis,
Bila dia meninggalkan pergi,
Kerna pasti ada yang akan hadir,
Buat mengisi kekosongan jiwa.
Adinda...
Usah kau meratapi,
Segala perit di hati,
Kerna pasti akan ada,
Ubat buat mengubat jiwa yang lara.
Adinda...
Usah kau menghukumi,
Segala kekurangan milik sendiri,
Kerna kekurangan itu,
Adalah kelebihan milikmu.
Adinda...
Sabarlah...
Bergembiralah...
Dan teruskan perjalananmu,
Di lorong2 indah milikmu,
Aku kan setia menemanimu,
Setakat aku termampu.
Qaseh
Adinda...
Usah kau bersedih,
Bila cinta tidak lagi di hati,
Kerna cinta datang dan pergi,
Seperti yang hidup pasti kan mati.
Adinda...
Usah kau menangis,
Bila dia meninggalkan pergi,
Kerna pasti ada yang akan hadir,
Buat mengisi kekosongan jiwa.
Adinda...
Usah kau meratapi,
Segala perit di hati,
Kerna pasti akan ada,
Ubat buat mengubat jiwa yang lara.
Adinda...
Usah kau menghukumi,
Segala kekurangan milik sendiri,
Kerna kekurangan itu,
Adalah kelebihan milikmu.
Adinda...
Sabarlah...
Bergembiralah...
Dan teruskan perjalananmu,
Di lorong2 indah milikmu,
Aku kan setia menemanimu,
Setakat aku termampu.
Qaseh
Langgan:
Catatan (Atom)
