Khamis, April 22

Melangkah

Langkah hidupku....

Seketika,
Aku mengatur langkahku,
Untuk menjalani lorong kehidupan,
Menyelusuri lebuh hari-hariku,

Langkahku sudah bermula,
Perlahan,
Beriringan atau bersendirian,
Menempuhi hari-hari yang indah,

Kau...
Mahukah kau bersamaku?
Paut tanganku erat....
Dan melangkah bersamaku,
Meneruskan sisa-sisa perjalanan,
Hingga tiba di perhentian terakhir.......

Kuhulurkan tanganku buatmu...
Hanya buatmu....

Qaseh.

Khamis, April 15

Pencinta Sepi.

Menyayangimu Tanpa Sedar.

Pekenalan kita di alam maya,
adakala terasa selesa bersama,
adakala tenang,adakala girang,
berkongsi cerita,suka dan duka,

waktu berdetik,
kita semakin rapat,
semakin asyik bersama,

dan hadirnya satu perasaan,
yang entah dari mana asalnya,
mungkin dari hati yang sunyi,
sepi tanpa teman,
memanggil2 namamu,membisikkan di telingaku,
"aku sayang kamu",

tanpa sedar perasaan itu tiba,
tanpa meminta,tanpa dipinta,

namun layakkah aku bersamamu?
adakah kau juga berkongsikan perasaan itu?
atau hanya aku,

sungguh dalam perasaan itu,
hingga sukar aku nyahkan,
ingin ku ucap tak terluah,
inginku simpan terasa sesak di dada,

apa harus aku lakukan?
perlukah aku luahkan?
atau hanya mencintainya dengan diam.

Qaseh.

Isnin, April 12

Saat Kau Menyukai Yang Lain.

Saat Kau Menyukai Yang Lain.

Tika aku mula menyayangi,
Tika aku mula mengasihi,
Tika aku belajar mencintai,
Tika aku sedang ingin mendekati,

Hadir sang perawan itu,
Menyerikan hari2mu,
Memenuhi setiap waktumu,
Mengirangimu,

Dan baru ku sedar,
Hatimu bukan untukku,
Di hatimu tiada aku,
Tiada aku,

Apa harus aku lakukan?,
mengundur diri selangkah,
melihat engkau berjalan dihadapan,
berpimpin tangan dengannya,
bahagia,

Dan mungkin itulah,
Yang terbaik buatku,
Kerna hanya yang kuharapkan,
Agar kau bahagia....
Selamanya.

*Indah kata dengan bahasa,
Indah rupa dengan senyum,
Dan aku akan terus senyum,
Setiap hari,
Agar hari-hariku sentiasa indah.

Qaseh.

Sabtu, Mac 6

Mencari Bintang Paling Terang.

Kala malam datang,
aku memandang ke langit,
bulan indah bercahaya,
bintang terang penyeri malam,

kala aku memandang,
sekalian bintang2 yang terang,
sejenak melihat bintang paling terang,
indah tak terbilang,

aku tenung ia,
dengan tenungan asmara,
kerna mungkin bintang itu dia,
yang bertakhta di hati,

namun seketika,
bintang itu hilang,
hilang dari pandangan mata,
lesap di balik kelam malam,

aku mencari,
dan mencari,
1 bintang yang paling terang,
yang akan menerangi malamku,

oh bintang yang paling terang,
hadirlah kau sekali lagi,
agar dapat aku tatap kau lagi,
dan merasai keindahannya....

dan aku bersyukur,
diperlihatkan aku,
bintang yang paling terang itu,
walau hanya seketika cuma.

Qaseh.

Jumaat, Februari 26

Sebelum Subuh Tiba.

Malam aku sunyi,
Tanpa bintang berkerdipan di langit,
Tanpa cahaya bulan di langit,
Hanya kelam,

Malam aku sepi,
Seorang diri,
Tanpa teman,

Aku pejamkan mata,
Tidak lena,
Tidak keruan,
Resah,

Dan bila hadir perasaan itu,
Aku celaru,
Aku keliru,
Aku rindu kamu.

Namun aku hanya diam,
Tanpa bicara,
Menyimpan perasaan ini sendiri,
Kerna kamu,
Sudah tiada disisi.

Qaseh.

Jumaat, Januari 29

Pagi.

Pagi yang indah ini,
Disulami dengan hati nan sunyi,
Ditemani lara,
Ditemani duka,

Namun,
Aku tidak akan jadikan hari ini,
Dan esok,
Dan hari2 seterusnya,
Terus sunyi,
Terus suram,

Kerna aku,
Akan terus,
Berjalan merentasi,
Hari yang indah,

Qaseh

Rabu, Januari 27

Lumrah Kehidupan.

Bila tiba waktu,
Kita mungkin kan bersatu,
Namun,
Akan pasti tiba masa,
Kita kan berpisah.

Itulah lumrah kehidupan bagi setiap manusia yang hidup di bumi Allah ini,pertemuan dijodohkan,perpisahan pasti akan tiba.

Qaseh

Sabtu, Januari 16

Mari Berdendang.

Aku menyanyi,
Menyanyi lagu rindu,
Aku menari,
Menari tari kasih,
Aku berdendang,
Berdendang puisi cinta.

Mari nyanyi bersama,
Mari menari bersama,
Mari berdendang bersama,

Sampai pagi kita menyanyi,
Sampai letih kita menari,
Sampai nanti kita berdendang.

Aku menyanyi lagu rindu,
Aku menari tarian kasih,
Aku berdendang puisi cinta.


Qaseh

Selasa, Januari 12

Kerinduan Yang Amat Dalam.

tika malam aku rindukan wajahmu,
aku termangu,
tika malam aku rindukan suaramu,
aku terpaku,
tika kau tidur,
tika kau bermimpi,
aku disini,
sendiri menyendiri,
di sudut dunia yang luas ini,
merindukanmu,
ingin sekali aku luahkan rindu ini,
pada angin lalu,
agar dapat hendaknya,
sampai kepadamu,
suara rindu dariku,
hanya untuk dirimu,
bersetubuh,bersatu,
dengan bahasa indah,
akan aku syairkan lagu,
lagu merdu,
lagu rindu buat dirimu,
disana,
agar kau gembira bahagia,
jangan kau nantikan aku,
kerna mungkin aku,
atau engkau,
tak mungkin akan kembali,
bersama berdua,
ke akhirnya,
redhalah dengan ketentuannya,
redhalah dengan takdirnya,
aku disini,
akan sentiasa,merindukanmu......


Qaseh.

Sabtu, Januari 9

Seni Cinta.

Labuhkan tirai malam,
Agar bisa aku lekas tidur,
Agar bisa aku lekas mimpi,
Mimpikan sesuatu yang indah,
Mimpi mengenal seni cinta yang tulus.

Setiap detik aku,
menanti kamu,
datang kepadaku,
dalam hatiku,
tanpa ragu,
demi mengenal sesuatu,
seni cinta itu,

kibarkan layar itu,
eratkan tangan di kemudi,
agar kita bisa berlayar,
meredah ombak dan badai,
cinta yang berseni itu.

pahit manis bersama,
perit jerih bersama,
susah senang bersama,
hidup mati bersama,

cinta itu seni,
cinta itu indah,
marilah kita kecapi,
seni cinta itu,
hari ini,
esok dan lusa,
selamanya.


Qaseh

Lagu Bulan Ini.